Penang (bagian 2)

Kalau cuma punya 1 hari di George Town, bisa dipertimbangkan untuk mengikuti George Town Walkabout Tour. Tur berpemandu ini dimulai dari kantor Tourist Information Center di Lebuh Pantai, melewati Queen Victoria Diamond Jubilee Clock Tower, masuk ke Lebuh Light, Jalan Masjid Kapitan Keling, Lebuh Armenian, dan kembali ke Lebuh Pantai. Ada beberapa bangunan bersejarah dan street art yang bisa dijumpai sepanjang jalan, seperti yang ditunjukkan peta berikut ini.

Peta Rute George Town Walkabout Tour

Peta Rute George Town Walkabout Tour

George Town Walkabout Tour diselenggarakan setiap hari Selasa, Kamis, dan Sabtu, mulai pukul 10:30. Durasi tur sekitar 1.5 jam dan tidak dipungut biaya, namun peserta diharapkan datang sebelum jam 10 pagi untuk mendaftar. Di luar jam tersebut, tur bisa dilaksanakan dengan biaya RM100 untuk peserta minimal 4 orang. Cukup terjangkau ya? Kami kebetulan memilih untuk menjelajahi kota dengan santai, jadi sayangnya tidak sempat mengikut tur tersebut.

Informasi mengenai George Town Walkabout Tour

Informasi mengenai George Town Walkabout Tour

Melanjutkan cerita sebelumnya, setelah perut kenyang dan hati senang, kami bergerak lagi menyusuri George Town. Melewati Lebuh Kimberley, belok kiri di Lebuh Carnarvon, lalu belok kanan masuk Lebuh Acheh. Kami menemukan toko Heritage Cat yang menjual pernak-pernik bertema kucing, dan tentu saja tergoda untuk mampir. Selain Heritage Cat, di George Town juga ada toko unik lainnya seperti Owl Shop dan Cat N Dog Shop di Lebuh Carnarvon.

Heritage Cat

Heritage Cat

Lebuh Armenian yang terletak bersebelahan dengan Lebuh Acheh, adalah tempat yang wajib dikunjungi di George Town. Di sini berjajar bangunan-bangunan kuno, salah satunya Yap Kongsi Temple yang berdiri sejak tahun 1924. Sejarah klan Yap dimulai pada abad ke-5 sebelum masehi, ketika Shen Zhu Liang mengalahkan tentara Dinasti Qin, dan membantu Dinasti Chu kembali memegang kekuasaan. Sebagai rasa terima kasih, kaisar memberi Shen sebidang tanah yang disebut distrik Yap. Dari sana lah nama Yap berasal. Beberapa warga dari klan Yap kemudian bermigrasi ke Asia Tenggara pada abad ke-19, dan sebagian menetap di Penang.

Yap Kongsi Temple

Yap Kongsi Temple

Hal menarik lain dari Lebuh Armenian adalah aneka street art yang menghiasi setiap sudutnya. Pada tahun 2009, Penang State Government mengadakan kompetisi internasional Marking George Town untuk memperkuat branding UNESCO World Heritage Site yang sudah diraih George Town (dan Melaka) pada tahun sebelumnya. Kompetisi ini dimenangkan oleh biro seni Sculptureartwork, dengan desain 52 patung besi tempa yang unik & humoris, serta menggambarkan sejarah dan keseharian di Penang. Pembuatan dan pemasangan patung sampai saat ini masih berjalan, dengan total jumlah patung yang sudah dipasang hampir 30 buah.

Marking George Town

Marking George Town

Selanjutnya, pada perayaan George Town Festival tahun 2012, seniman Ernest Zacharevic didaulat untuk mengerjakan proyek Mirror George Town, yakni menghias George Town dengan aneka mural. Lukisan karya Zacharevic bisa ditemukan di berbagai sudut kota George Town, dan langkahnya kemudian diikuti oleh beberapa seniman lainnya. Sebagai catatan, George Town Festival adalah festival seni, budaya, sejarah, dan komunitas, yang dilaksanakan setiap tahun sejak tahun 2010. Festival berlangsung sebulan penuh biasanya di bulan Agustus, jadi yang ingin ke George Town mungkin bisa mengambil tanggal di bulan tersebut.

Mirror George Town karya Ernest Zacharevic

Mirror George Town karya Ernest Zacharevic

Berburu street art di George Town menjadi aktivitas yang menarik buat kami, bahkan mengalahkan keinginan untuk menjelajahi bangunan tua, hahaha. Peta lokasi masing-masing mural dan patung besi tempa cukup banyak beredar di internet, jadi kami tinggal mengikuti petunjuknya saja. Tapi tentu kenyataannya tidak semua sama persis. Ada mural yang sudah dihapus, ada yang bertambah, ada juga yang berganti dengan lukisan lain. Tetap menyenangkan, apalagi kalau sudah bolak-balik dicari ngga ketemu, eh ternyata muralnya terletak persis di belakang kita!

Mural Marge Simpson yang dulunya bergambar Minion

Mural Marge Simpson yang dulunya bergambar Minions

Untuk patung besi tempa, saya senang sekali membaca tulisan (dari besi tempa juga) yang menjelaskan arti patung atau asal-usul dari daerah yang dimaksud. Misalnya sejarah penamaan Lebuh Canon:

A cannon shot fired during the 1867 Penang Riots made a large hole in this area, hence the name.

Dan digambarkan dengan penarik rickshaw yang jatuh ke lubang. Lucu dan tepat sasaran.

Sejarah Lebuh Canon

Sejarah Lebuh Canon

Menyusuri Lebuh Armenian ini memang sangat menyenangkan. Mata rasanya dimanjakan dengan bangunan cantik dan karya seni yang unik. Di sini juga ada beberapa museum yang menarik, di antaranya Sun Yat Sen Museum, Teochew Puppet Museum, dan Penang Islamic Museum (sudah tutup).

Sun Yat Sen Museum

Sun Yat Sen Museum (foto dari: Wikipedia)

Selain museum sejarah, Penang juga memiliki banyak museum kontemporer seperti 3D Trick Art Museum, Owl Museum, Camera Museum, dsb. Jika memang merencanakan museum-hopping selama di Penang, ada baiknya membeli Travel Privilege Card – Penang, yang memberikan diskon 20% di aneka museum, termasuk yang tercantum di flyer berikut ini.

Peta Museum di Penang

Peta Museum di Penang

Hampir di ujung Lebuh Armenian, kami bertemu toko kue Ming Xiang Tai Confectionaries & Drink. Sambil duduk dan beristirahat, kami memesan aneka tartletnya yang enakkk. Lumayan lah bisa makan, minum, selondjoran, dan ngadem dari panasnya cuaca Penang.

Ming Xiang Tai Confectionaries & Drink

Ming Xiang Tai Confectionaries & Drink

Jam baru menunjukkan pukul 4 sore waktu kami keluar dari Ming Xiang Tai. Mumpung matahari masih cerah bersinar, masih banyak tempat yang ingin kami datangi.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s