Bale Kambang Kerta Gosa

Taman Gili Kerta Gosa (Bali)

Taman Gili Kerta Gosa bisa dicapai sekitar 1 jam perjalanan dari Sanur. Dulunya, taman ini adalah bagian dari komplek Istana Klungkung yang didirikan pada tahun 1686 oleh Dewa Agung Jambe I. Sayangnya sebagian besar istana musnah dihancurkan oleh Belanda pada tahun 1908.

Bale Kambang Kerta Gosa

Bale Kambang Kerta Gosa

Bagian yang paling menonjol dari taman gili adalah Bale Kambang, sebuah pendopo yang dibangun di atas kolam teratai. Di langit-langit Bale Kambang, terdapat lukisan wayang bergaya Kamasan yang menggambarkan cerita Ramayana dan Sutasoma. Kamasan adalah desa kuno di Bali yang penduduknya terkenal sebagai penghasil lukisan wayang yang cantik.

Lukisan Langit-Langit Bale Kambang Kerta Gosa

Lukisan di langit-langit Bale Kambang Kerta Gosa

Untuk mencapai Bale Kambang, kita harus melewati jembatan yang dihias patung-patung yang indah. Bale Kambang sendiri digunakan sebagai tempat ritual Manusa Yadnya (upacara kehidupan) putra-putri raja, misalnya upacara pernikahan dan potong gigi.

Bale Kambang

Patung penghias Bale Kambang

Bangunan berikutnya adalah Kerta Gosa/Kertha Gosa, yang berarti tempat di mana raja bertemu dengan menterinya untuk membahas perkara peradilan (hall of justice). Sesudah pemusnahan Istana Klungkung pada tahun 1908,  Kerta Gosa masih digunakan sebagai balai sidang pengadilan selama pendudukan Belanda (1908 – 1942) dan pendudukan Jepang (1943 – 1945). Sisa-sisa meja dan kursi yang digunakan pun sebagian masih tersisa.

Gerbang Bale

Gerbang Bale Kambang

Kerta Gosa dibangun pada akhir abad ke-18, dan catatan mengenai lukisan di langit-langitnya baru ada sejak tahun 1842. Langit-langit bale dihias dengan lukisan wayang gaya Kamasan juga, dan menggambarkan kisah Bhima Swarga. Bhima Swarga adalah kisah perjalanan spiritual Bima menggapai nirwana, melewati neraka dan melihat hukuman yang diberikan kepada orang-orang yang berbuat dosa. Kebayang ya, jaman dulu penjahat yang diadili di Kerta Gosa harus memandangi lukisan ini sambil menunggu keputusan hakim. Bale Kerta Gosa terletak di sisi pojok timur laut dari komplek taman gili, yang ternyata ngga saya foto, huhuhuhu.

Museum

Museum Semarapura

Di sisi lain komplek Taman Gili Kerta Gosa ada Museum Semarapura. Museum berada di sebuah bekas bangunan sekolah kolonial yang masih terawat. Koleksi museum cukup banyak, sebagian besar adalah peninggalan Kerajaan Klungkung dan kebudayaan Bali secara umum. Sayang penataannya kurang menarik, semoga semakin diperbaiki.

Monumen Puputan Klungkung

Monumen Puputan Klungkung

Dari Bale Kambang, kita bisa melihat Monumen Puputan Klungkung yang terletak di komplek di sebelahnya. Sayang waktu itu karena keterbatasan waktu, saya ngga pergi ke sana.

HTM untuk Taman Gili Kerta Gosa hanya 12rb rupiah, dan sudah termasuk kain penutup. Tapi ngga tau wajib atau engga, soalnya waktu itu rombongan saya ngga harus pakai kain, mungkin karena pakaian kami juga tidak terbuka. Jadi kalau ada penjual kain yang bilang kalau masuk sana harus beli kain dulu, jangan percaya yaaa… Tapi boleh juga beli kain untuk dipakai/dijahit sebagai pakaian, soalnya harganya ngga begitu mahal. Di seberang taman gili adalah pasar, jadi habis keliling taman bisa mampir belanja atau beli makanan/minuman.

 

Taman Gili Kerta Gosa
Semarapura, Klungkung, Bali
 

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s