025 IMG_0056

Sekilas tentang Phuket

Phuket adalah sebuah pulau (sekaligus propinsi) yang terletak pantai barat Thailand, dan terhubung dengan dataran utama Thailand melalui jembatan besar (seperti Jembatan Suramadu atau jembatan Singapore – Johor Bahru). Dari Bangkok, Phuket bisa dicapai dengan naik bis selama 13 jam, atau naik pesawat 1 jam 15 menit. Ibukota Phuket adalah Phuket Town, namun daerah yang lebih terkenal adalah Patong, sekitar 35km ke arah selatan dari bandara Phuket. Dari bandara ke Patong, bisa naik:

  • Shared van, B180/pax. Menunggu penuh (ngga lama), perjalanan 45 menit-an, berhenti 10 menit-an di kantor travel. Kalau ditawarkan voucher hotel, tiket hiburan, dsb. lebih baik ditolak, karena jatuhnya lebih mahal daripada beli di Patong.
  • Taxi, sesuai argo. Bandara – Patong mungkin sekitar B700, hanya muat 3 orang.
  • Bis bandara, B120/pax. Menurut websitenya, cuma ada jam 8AM – 7PM, waktu perjalanan hampir 2 jam.
Stiker lucu dalam mini van

Stiker lucu dalam shared van

Patong adalah party capital-nya Phuket, semacam Kuta di Bali. Saya suka menginap di sini karena dekat pantai dan segala ada, banyak pilihan penginapan dan makanan mulai dari kelas kaki lima sampai bintang lima. Kalau saya boleh membagi Patong menjadi 3 area besar, yang pertama adalah pinggir pantai, umumnya terdiri dari deretan toko-toko dan resto menengah ke atas, serta hotel dan resort berbintang. Kemudian, sepanjang Thanon (Road) Rat-U-Thit 200 Pee, jalan utama di Patong. Di sini banyak pilihan hotel dan penginapan, resto maupun warung, serta Mal Jungceylon juga terletak di jalan ini. Yang terakhir adalah daerah Nanai Road yang lebih ke dalam/jauh dari pantai. Di sini bertebaran penginapan serta tempat makan murah. Surga untuk backpacker, karena ada Banzaan fresh market yang berubah jadi pusat jajanan kaki lima di malam hari.

Sejenis klepon, beli di Banzaan Market

Sejenis klepon, beli di Banzaan Market

Sayangnya, Patong ini agak susah untuk urusan transportasi umum. Ada tuk-tuk, angkot, maupun ojek, tapi semuanya ngga ada ketentuan tarif, jadi bergantung sama skill tawar-menawar kita. Saya baca, angkot jarak dekat mematok B200, sementara ojek sekitar B100. Jauh lebih nyaman dan terjangkau kalau menyewa motor (mulai B200/hari) atau mobil (mulai B1000/hari). Harga-harga tersebut adalah saat low season di rental pinggir jalan, kalau mau sewa di tempat yang lebih bonafid, siapkan tambahan B50 – 100/hari untuk motor dan B200 – 400/hari untuk mobil. Sebaiknya punya SIM Internasional, tapi saya dengar khusus untuk wisatawan ASEAN tidak perlu, cukup SIM dari negara asal. Yang perlu dicatat, sebagian besar rental mewajibkan paspor ditahan selama masa sewa, bahkan ada juga yang mensyaratkan deposit uang. Kalau mau gampang, sewalah motor/mobil di hotel tempat kita menginap. Mungkin sedikit lebih mahal, tapi hati tenang karena paspor tidak perlu ditahan. Harga bensin di Phuket sedikit lebih mahal daripada BBM non-subsidi, sekitar B40an/liter. Saat menyewa kendaraan, tanya dulu tipe BBM-nya demi kemudahaan saat mengisi. Tapi biasanya di penutup tanki bensin ada stiker tipe BBM-nya kok.

CBR dipake buat jualan makanan :D

CBR dipake buat jualan makanan😀

Waktu terbaik mengunjungi Phuket buat saya sih saat low season (Mei – Oktober), karena harga hotel bisa 1/3-1/2 dari harga high season (Desember – Maret), hehehe. Bulan April dan November adalah masa transisi, harga hotel di tengah-tengah antara low dan high season. Yang ditakutkan saat low season umumnya adalah cuaca buruk yakni angin kencang dan hujan terus-menerus. Tapi saat saya ke sana bulan April dan Agustus, hujan hanya terjadi 1-2x sehari, itupun durasinya cuma 15 menit. Saat low season karena jumlah turis lebih sedikit, jalanan dan pusat wisata tidak begitu crowded, harga paket tur pun bisa ditawar dengan lebih leluasa karena demand menurun.

Saat low season, ngga begitu ramai

Khai Islands saat low season

Apa saja yang bisa dinikmati? Selain pantai-pantai di sepanjang pulau yang cantik, bisa juga city & jungle tour, atau ikut tur ke pulau-pulau di sekitar Phuket. Datanglah ke agen travel yang bertebaran di sepanjang jalan, lalu mulai menawar. Menurut pengalaman saya, lebih baik menjauhi agen travel yang berkantor di bangunan permanen, karena harga paket turnya sulit bersaing dengan agen travel model kios. Sebagai gambaran, untuk full-day tour ke Phi Phi Islands, bisa ditawar sampai B900-1000. Lebih murah daripada “harga promo” di groupon/ livingsocial kan?

One thought on “Sekilas tentang Phuket

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s