Sabang dari puncak bukit

Sabang (Aceh) bagian 3: berkeliling Pulau Weh

Jam 12 siang, saya dibonceng Bang Dahlan bergerak menuju perhentian pertama, Pantai Gapang. Pantai Gapang tidak begitu jauh, hanya sekitar 5 menit dari Iboih. Di sini banyak terdapat dive center, dan pantai sering digunakan penduduk setempat untuk piknik bersama.

Pantai Gapang

Pantai Gapang

Selanjutnya kami berkendara lebih dari 30 menit ke sisi barat, menuju White Sand Beach. Yang lucu, White Sand Beach pantainya cukup panjang, dan ada bagian yang pasirnya putih bersih, ada bagian yang pasirnya bercampur antara putih, hitam, dan glitter. Saya suka banget bagian pasir yang putih, mengingatkan saya pada pantai-pantai di Phuket dan Bali bagian selatan.

Pantai Pasir Putih

White Sand Beach

Berikutnya kami ke Wisata Gunung Berapi, yang hanya terletak sekitar 15 menit dari White Sand Beach. Wisata Volcano ini terletak di dalam hutan, dan terdiri dari bebatuan belerang yang mengeluarkan uap.

Wisata Volcano

Wisata Volcano

Dari Volcano, saya meminta Bang Dahlan untuk mampir ke Pelabuhan Balohan, supaya saya bisa membeli tiket kapal untuk besok pagi. Jam menunjukkan pukul 1:30 dan loket tiket sudah buka, lalu saya membeli tiket Eksekutif karena VIP sudah habis. Di jalan pulang, kami melewati bukit dengan pemandangan lepas ke laut yang luar biasa cantik.

Sabang dari puncak bukit

Sabang dari puncak bukit

Berikutnya kamu ke Pantai Anoi Itam, di sisi timur dengan pasir berwarna hitam. Di sini ada batu berbentuk gajah (Bate Gajah) yang kalau diperhatikan memang mirip gajah kecil.

Bate Gajah di Pantai Anoi Itam

Bate Gajah di Pantai Anoi Itam

Di depan Pantai Anoi Itam banyak warung yang menjual Rujak Aceh. Atas rekomendasi Bang Dahlan yang memang tinggal di dekat situ, kami makan rujak di warung yang terletak dekat pintu masuk Benteng Anoi Itam. Rujaknya enak sekali, bumbunya tidak sekental rujak buah di Jakarta, dan membanjiri piring. Di bumbu itu diulek dengan tambahan mangga kweni, sehingga rasanya selain pedas-manis, juga asam-segar dan wangiii.

Rujak Aceh

Rujak Aceh

Benteng Anoi Itam ini buat saya salah satu tempat yang harus didatangi saat ke Sabang. Posisi benteng di atas bukit dengan pemandangan yang bagus banget, rasanya betah berlama-lama duduk di situ memandang lautan lepas. Pas banget waktu saya di sana ada yang foto pranikah segala. Begitulah adanya, di mana ada lokasi bagus, di situ ada foto prewedding, hahahaha.

Benteng Anoi Itam

Benteng Anoi Itam

Sore itu, saya check-in ke Hotel Perdana Beach di Pantai Sumurtiga. Hotelnya cukup bersih meski sederhana, dan ada AC serta TV untuk rate 250rb/malam. Di sebelah Hotel Perdana, ada juga Mon Le Cottage yang kemungkinan mirip-mirip harga dan kamarnya. Bisa untuk alternatif bila Freddies dan Casa Nemo penuh.

Hotel Perdana Beach Inn

Hotel Perdana Beach Inn

Untuk menuju pantai, aksesnya adalah via resort Casa Nemo, yang ownernya adalah anak dari pemilik Freddies Santai Sumurtiga. Layout dan bentuk cottage-cottagenya mirip dengan Freddies, harga sewa juga mirip. Tapi keduanya secara lokasi tidak begitu dekat, harus berjalan kaki menyusuri pantai sekitar 300m. Saya juga sebelumnya sudah mengontak Casa Nemo, dan mereka sama full-bookednya dengan Freddies.

Casa Nemo

Casa Nemo

Setelah tidur siang sebentar, saya menghabiskan waktu di resto dalam Casa Nemo. Harga makanan kurang-lebih sama dengan Freddies, namun menurut saya pantainya kalah cantik dengan Freddies.

Pantai Sumurtiga di depan Casa Nemo

Pantai Sumurtiga di depan Casa Nemo

Di postingan berikutnya, saya akan bercerita sedikit tentang kota kecil Sabang yang merupakan pusat pemerintahan Kota Sabang, serta perhitungan pengeluaran selama di Sabang.

 

Hotel Perdana Beach Inn
Jl. Ujung Kareung, Pantai Sumurtiga

Casa Nemo Resort
email: info@casanemo.com / casanemo@yahoo.com
Telp.: +62 (813) 6299 9942 / +62 (812) 691 2884 (for English)
http://www.casanemo.com/

 

6 thoughts on “Sabang (Aceh) bagian 3: berkeliling Pulau Weh

    • Dinda says:

      Hi, Kho. Boleh kok, di belakang Perdana Beach Inn ada pintu akses ke Casa Nemo. Tapi baiknya tanya dulu ke penjaga di Perdana, pintunya dikunci jam berapa.

      Like

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s