Bangla Road, Patong

Bangkok “Entertainment”

Thailand katanya terkenal dengan wisata sun, sea, dan sex. Sun-nya begitu keluar bandara langsung terasa, disambut matahari yg sengatannya lebih panas dari Jakarta. Sea-nya saya pernah jalani di Phuket dan pulau-pulau sekitarnya. Nah, sex-nya ini yang belum pernah.

Saya sering dengar tentang tiger show/ping pong show, tapi ngga pernah tertarik untuk nonton. Selain jijik dan ngeri, show semacam ini cukup rawan dengan tourist scam. Yah pengalaman saya cuma sebatas memandang display perempuan-perempuan di sepanjang Bangla Road, Patong (Phuket).

Bangla Road, Patong

Bangla Road, Phuket

Saat browsing untuk menyusun itinerary liburan ke Bangkok, saya menemukan tulisan mengenai gogo show, yakni sejenis pertunjukan tari-tarian dengan bumbu erotis. Kayaknya menarik dan cukup “aman”, lalu saya mulai cari info di mana yang shownya ok. Hampir semua merujuk ke Nana Plaza, pusat hiburan malam Bangkok yang tergolong bersih dari tourist scam. Nana Plaza it is, then.

Nana Plaza cuma sekitar 5 menit berjalan kaki dari stasiun BTS Nana. Saya datang menjelang jam 10 malam, lalu naik ke lantai 1 dan cari Angelwitch, salah satu gogo bar yang (katanya) terbaik. Sepanjang jalan banyak perempuan (asli dan kathoey/ladyboy) berpakaian minim “mempromosikan” bar masing-masing. Saat masuk ke Angelwitch, rombongan saya (ada laki-laki dan perempuan), diperlakukan dengan baik oleh concierge dan waiternya. Saya lihat memang pengunjung perempuan sangat sedikit, dan umumnya hanya menemani pasangannya.

Pertunjukan terdiri dari segmen-segmen dengan durasi sekitar 15 menit. Ada yang settingnya tari tradisional, hutan belantara, kamar tidur, bahkan akrobat dan tari ular. Kostum, props, musik, dan koreografinya menurut saya cukup niat. Iya sih penarinya topless semua, tapi masih ada jalan ceritanya deh, hahaha. Setelah beberapa sesi tarian, ada sesi “jualan”, perempuan-perempuan berpakaian sangat minim, naik ke atas panggung, lalu menari sambil di-display. Yang cocok boleh bisik-bisik sama mamasan di sana untuk nego lebih lanjut. Sesi tarian yang ini agak lama tapi ya mau bagaimana lagi, kan memang ini show utamanya. Oh iya, di Nana Plaza ada gogo bar yang penarinya ladyboy semua, campur antara perempuan dan ladyboy, dan ada yang perempuan saja. Angelwitch ini termasuk kategori terakhir, dan penarinya juga cantik-cantik.

Harga minuman di Angelwitch masih masuk akal, sekitar 100B untuk soda dan 150B untuk bir. Staf bar juga ngga rese meski kami cuma memesan masing-masing 1 minuman selama di sana. Saya ngga tau tempat-tempat hiburan malam di Jakarta apa cukup welcoming untuk pengunjung perempuan, yang jelas I had fun di Angelwitch. Lumayanlah untuk pengalaman sekali seumur hidup🙂

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s