Henderson Waves

Itinerary: (Almost) Free Singapore

Ini itinerary yang saya buat untuk liburan hemat saat Chinese New Year (CNY) kemarin. Di sini saya tulis rangkumannya aja ya, cerita detil masing-masing obyek wisata akan menyusul ditulis terpisah🙂

Disclaimer: saya memang lebih suka naik bis di Sg, karena ngga perlu jalan jauh dan naik-turun tangga kayak naik MRT. Toh di Sg jarang macet, hehehe. Di bis juga saya hampir selalu dapet duduk, bahkan saat jam sibuk.

SABTU
Planned Sore/Malam: McDonald’s VivoCity, Sentosa Island CNY Celebration.
Executed: Botak Jones, McDonald’s, Mustafa Centre

Selama masa CNY, Resort World Sentosa (RWS) biasanya punya event-event menarik. Misalnya Sentosa Flowers (sayangnya tahun ini ngga ada), serta aneka atraksi akrobat dan barongsai. Selain itu juga ada atraksi rutin Crane Dance di dekat jembatan masuk ke RWS. Rencananya, saya mampir McD VivoCity dulu untuk ngebungkus prosperity burger & aneka pie, baru naik Sentosa Express ke RWS.

Sayangnya hari itu lalin udara cukup padat, jadi pesawat saya terlambat berangkat. Jam 7 malam saya baru sampai hostel, padahal show pertama yang dikejar adalah jam 7:15. Saya memutuskan untuk reroute ke East Coast Road, menuju resto 328 Katong Laksa. Ternyata mereka tutup libur CNY, tapi untungnya ngga jauh situ ada cabang Botak Jones yg halal. Kenyang makan burger, saya lanjut ke Mustafa Centre untuk tuker uang sekaligus cuci mata, hehehe. Tak lupa pulangnya mampir ke McD City Square Mall untuk beli apple pie & taro pie, lalu lanjut naik bis kembali ke hostel.

McDonald's Apple Pie & Taro Pie

McDonald’s Apple Pie & Taro Pie

Pengeluaran: $10 untuk top up ezlink card (MRT & Bus), $10.9 makan di Botak Jones, dan $4 untuk 4 buah pie McD (ngga boleh protes, weeek :p)

Resources:
http://www.sentosa.com.sg/en/whats-on/events/current-events/
https://www.mcdonalds.com.sg/
http://328katonglaksa.com.sg/
http://www.botakjones.com/
http://www.mustafa.com.sg/forex.asp

 

MINGGU
Planned pagi: MacRitchie Reservoir Tree-Top Walk
Siang: Mustafa Centre
Sore: Airport Rd Food Centre& National Museum
Malam: River HongBao Festival
Executed: National Museum diganti Garden Rhapsody di Gardens by the Bay.

Habis mandi dan sarapan, saya berangkat naik bis dari dekat hostel, dan 30 menit kemudian sampai di Upper Thomson Rd. Dari sini tinggal jalan kaki ke gerbang masuk MacRitchie Reservoir Park di Venus Drive. Total jarak yang ditempuh untuk Tree-Top Walk adalah 6-7km, dengan rute yang cukup menantang dan banyak tanjakan. Jadi siapkan waktu sekitar 2-3 jam. Selanjutnya saya naik bis ke stasiun MRT terdekat, lalu naik MRT ke stasiun Farrer Park (awas keliru sama Farrer Road). Stasiun MRT Farrer Park terletak di bawah City Square Mall, dan di mal ini ada supermarket FairPrice yang harga barangnya cukup bersaing. Kalau belum ketemu yang dicari, bisa nyeberang ke Mustafa Centre, supermarket raksasa all-you-can-find yang buka 24 jam. Puas berbelanja, saya lalu balik ke hostel untuk istirahat.

MacRitchie Tree-Top Walk

MacRitchie Tree-Top Walk

Sorenya saya naik bis ke Old Airport Road Food Centre, salah satu hawker centre terbaik di sg. Sebenernya di sini saya ngincer makan Toa Payoh Rojak, tapi ternyata tutup *nangis*. Mau makan durian goreng juga tutup. Western food yang katanya enak juga tutup *jedotin pala ke tembok*. Akhirnya saya memilih sate domba + lontong di Fatman Satay dan seporsi Carrot Cake. Laper berat cyin, maklum belum makan siang. Setelah kenyang, saya naik bis ke National Museum, karena setiap hari jam 6pm – 8pm tiket masuknya gratis. Sampai museum kok kayaknya sepi banget (padahal hari minggu), jadi saya agak ragu-ragu untuk masuk. Akhirnya saya pilih reroute, jalan kaki ke stasiun Bras Basah trus naik MRT ke Bayfront. Tepat jam 7:45pm, saya sudah duduk manis di kolam depan Gardens by the Bay, menikmati 15 menit pertunjukan musik & lampu berjudul Garden Rhapsody.

Dari Gardens by the Bay sebenernya lebih cakep nyebrang ke Marina Bay Sands, lalu nyusurin Helix Bridge sampai The Float @ Marina Bay. Tapi berhubung kaki saya lemes kayak lemper, jadi saya milih naik bis aja, dan ternyata SUPER MACET SODARA-SODARAAAA. Jarak seiprit gitu ditempuh lebih dari 30 menit, untung aja bisa duduk manis. Sampai di The Float, tempat dilaksanakannya River Hongbao Festival, ternyata penuuuuuuuh. Saya cuma masuk sebentar, beli minuman, liat-liat trus pulang, ngga sampai 30 menit deh. Padahal biasanya saya banyak foto-foto, trus bacain ramalan shionya satu persatu, hahahaha.

River Hongbao Festival

River Hongbao Festival

Pengeluaran: Fatman mutton satay + rice cake (lontong) $5.5, carrot cake $3, sugar cane juice (jus tebu) $2.5, grass jelly drink $1.9

Resources:
http://www.nparks.gov.sg/cms/index.php?option=com_visitorsguide&task=attractions&id=64&Itemid=73
http://ieatishootipost.sg/search/label/9%20Old%20Airport%20Road%20Food%20Centre
http://www.nationalmuseum.sg/NMSPortal/
http://www.gardensbythebay.com.sg/content/gbb/en/the-gardens/whats-on/calendar-of-event.html
http://www.riverhongbao.sg/

 

SENIN
Planned pagi: Singapore Botanic Gardens (SBG)
Siang: Chinatown Area (Buddha Tooth Relic Temple & Museum, Baba House, Singapore City Gallery, Maxwell Road Food Centre)
Sore: trekking di Southern Ridges
Malam: Anchorpoint & IKEA
Executed: semuanya🙂

Lagi-lagi, saya hanya perlu naik bis 30 menit dari hostel ke SBG. SBG ini deket banget dari Orchard Rd., cuma 5-10 menit naik bis deh. Bisa jadi alternatif liburan yang seru. Saya ngabisin waktu 3 jam di SBG, itupun belum liat semua mini gardensnya. Enaknya di sini masuknya dari pintu selatan yang dekat Orchard, keluarnya lewat pintu utara, pas di mulut stasiun MRT Botanic Gardens. Sebenernya lebih enak dari SBG langsung ke MRT Chinatown, lalu datengin Buddha Tooth Relic, City Gallery, makan di Maxwell, baru ditutup sama Baba House, karena letaknya di jalan 1 arah. Tapi berhubung selama di Sg itu battery box saya ngga bisa dipake plus roamingnya xl bikin batre hp jadi boncos banget, terpaksa saya balik ke hostel dulu, ngecharge hp biar bisa dipake buat poto-poto sampe malam, hahahaha.

Singapore Botanic Gardens

Singapore Botanic Gardens

Siangnya sesuai rencana, tapi saya ke Baba House dulu, baru naik bis ke chinatown, trus makan di Maxwell, ke City Gallery, baru ke Buddha Tooth Relic. Maxwell Food Centre adalah hawker centre yang terkenal karena ada Tian Tian Hainanese Chicken Rice, kesukaan Anthony Bourdain. Dan menurut saya emang enak banget sih rasanya. Sayang hari itu lagi-lagi banyak kios yang tutup, termasuk Tian Tian dan saingannya, Ah Tai. Saya lalu makan chicken rice di kios lain yang kelihatan rame. Oh iya, kalau waktunya cukup, kunjungan ke Chinatown ini bisa ditambah dengan mengunjungi Sri Mariamman Temple.

Buddha Tooth Relic Temple & Museum

Buddha Tooth Relic Temple & Museum

Dari Buddha Tooth Relic, saya naik bis ke Vivo City, lalu nyebrang ke Marang Rd. Rute trekking sore itu adalah Southern Ridges, yang dimulai dengan Marang Trail, lalu Mount Faber Walk, Henderson Waves, serta Forest Walk sampai Alexandra Arch. Total perjalanan sekitar 4km dan kalau masih kuat, bisa lanjut terus karena taman-taman yang terhubung di Southern Ridges ini membentang sejauh 9-10km. Dari bawah jembatan Alexandra Arch, saya naik bis ke Anchorpoint, ngga sampai 5 menit. Di Anchorpoint ini terletak beberapa outlet store, di antaranya Charles & Keith, Pedro, G2000, Giordano, dsb. Barang2 yang di-sale jauh lebih banyak daripada toko merk yang sama di mal lain. Tinggal nyebrang dari Anchorpoint udah sampai ke IKEA, yang juga must-come klo lagi ke Sg (at least sampai IKEA buka di Indonesia). Saya makan malam di sini dengan menu daging salmon. Sayangnya swedish meatballs versi halal adanya di IKEA Tampines, bukan Alexandra. Puas makan dan belanja, saya jalan kaki sedikit ke halte seberang OG Factory, lalu naik bis sampai dekat hostel.

Henderson Waves

Henderson Waves

Pengeluaran: $4.5 untuk Hainanese Chicken Rice Set, $10 untuk top-up ezlink card, $7.9 untuk Poached Salmon di IKEA.

Resources:
http://www.sbg.org.sg/
http://www.nus.edu.sg/cfa/about_us/getting_to_us.php#babahouse
http://ieatishootipost.sg/search/label/9%20Maxwell%20Food%20Centre
http://www.singaporecitygallery.sg/visit_general_info.html
http://www.btrts.org.sg/english-home
http://www.nparks.gov.sg/cms/index.php?Itemid=73&id=62&option=com_visitorsguide&task=attractions
http://www.ikea.com/sg/en/store/alexandra
http://www.fraserscentrepointmalls.com/malls/ap/index.asp

 

SELASA
Planned pagi: Gardens by the Bay & Katong Laksa
Siang: ke Upper Paya Lebar & Geylang Serai Market, Mr. Teh Tarik, & Adam Rd Food Centre
Sore: pulang ke Jakarta
executed: skipped morning activity😀

Hari minggu memang sengaja saya buat aktivitas yang bukan prioritas, jadi klo bangun ya jalan, klo capek ya engga. Sengaja juga saya ngga nyalain alarm, dan ternyata badan saya memilih untuk bangun menjelang jam 10 *ngakak*, padahal kemarin-kemarin jam 6 udah melek. Akhirnya habis sarapan di hostel, saya ke daerah Upper Paya Lebar untuk betulin jam tangan titipan, lalu langsung ke Geylang untuk makan lagi, hahaha. Geylang Serai Market ini terkenal sebagai pasarnya komunitas muslim, food center di atasnya pun rata-rata menjual makanan muslim. Berhubung saya dateng pas jam maksi, kios-kios makanannya rata-rata udah penuh antrian. Saya memilih Nasi biryani yang cukup ngetop (dan ngantri), karena kios lain yang antrinya panjang-panjang juga adalah… NASI PADANG, hahaha. Ada beberapa kios nasi padang di situ, dan semuanya antri gelaaa. Habis makan nasi biryani domba yang tampilan omaswati rasa sandra dewi, saya lanjut jalan kaki ke Adam Rd Food Centre dan Mr. Teh Tarik untuk beli putu piring dan teh tarik. Habis itu saya balik ke hostel, check out dan menuju bandara. Tips dari saya, jangan lupa untuk ngitung sisa koin dolar, lalu di Changi habiskan buat belanja makanan/printilan, hahahaha. Soalnya koin dolar ngga bisa dituker di money changer *pelit* *biarin*

Antrian Nasi Padang di Geylang Serai Market

Antrian Nasi Padang di Geylang Serai Market

Oh iya, kalau ada kesempatan lagi, beberapa tempat gratisan yang pengen saya datengin di antaranya:
– Japanese dan Chinese Garden di Jurong East
– Trekking di taman-taman lain
– Walking tour dari Singapore Footprints (waktu itu dia tutup libur CNY)
– Beberapa walking trail yang tersedia lengkap resourcenya di situs City Gallery.

Pengeluaran: $5 untuk mutton biryani, $3 untuk egg pratha (yang dimakan di atas pesawat, hahahaha), $2 untuk 5 buah putu piring, $1.9 untuk iced tea tarik, $1.9 untuk beli sabun cuci tangan (ngabisin koin).

Resources:
http://ieatishootipost.sg/search/label/9%20Geylang%20Serai%20Market
http://ieatishootipost.sg/search/label/9%20Adam%20Road%20Food%20Centre
http://ieatishootipost.sg/search/label/1%20%20Opened%2024%20Hours
http://en.wikipedia.org/wiki/Chinese_Garden,_Singapore
http://www.nparks.gov.sg/cms/index.php?option=com_content&view=article&id=20:diy-trail-guides&catid=10:visitor-s-guide&Itemid=135
Home
http://www.singaporecitygallery.sg/res_walking_maps.html

 

Jadi total biaya liburan kali ini adalah:
– $63 untuk hostel selama 3 malam
– $74 untuk pengeluaran selama di Sg (transport, makan, dan jajan printilan)
– tiket pesawat 440rb pp (+ 145rb untuk nambah bagasi)
Total ngga sampai 2jt deh pakai kurs saat itu (1SGD = 9650IDR)

Belanja ngga perlu diitung lah ya, kan masing-masing orang beda-beda. Plus belanjaan saya kali ini ngga banyak kok, ngga sampai perlu ke counter tuker GST, hehehehe.

7 thoughts on “Itinerary: (Almost) Free Singapore

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s