Ngalau Indah

Payakumbuh

Tepat jam 2, mobil bergerak ke arah kota Payakumbuh. Semua orang kelaparan (hehehe), dan entah kekuatan dari mana, saya bisa mendeteksi keberadaan Soto Garuda (cabang dari Padang) saat melintasi jalan utama. Kami berhenti sejenak untuk mengisi perut, lalu melanjutkan perjalanan.

Tujuan berikutnya adalah Rendang Nikmat, salah satu pelopor produsen rendang dalam kemasan. Mereka punya toko kecil di pinggir jalan raya, tapi waktu itu stok rendangnya banyak yang habis. Staf Rendang Nikmat lalu menyarankan untuk langsung ke “pabrik” yang lokasinya di jalan kecil dekat toko. Begitu sampai lokasi, semua kalap berbelanja. Rendang Nikmat ini kemasannya cantik, diproses cukup canggih sehingga tahan sampai 6 bulan. Saya sempat lihat rendang ini di toko oleh-oleh di Padang, dan harganya sudah dinaikkan 10-20rb, hehehe. Kalau ngga sempat ke sini, mereka juga menerima pesanan untuk dikirim ke kota-kota seluruh Indonesia. Harga sama (15rb untuk Rendang Talua, 40rb untuk Rendang Paru & Rendang Runtiah/Suir), cuma menambah ongkos kirim saja.

Rendang Nikmat

Rendang Nikmat

Puas berbelanja, kami lanjut ke Gua Ngalau Indah, sekitar 10 menit dari situ. Gua ini memiliki keunikan yakni banyak batu-batu stalaktit dengan bentuk-bentuk aneh. Masuknya cuma bayar 4rb, tapi kami sewa guide supaya makin afdol menelusuri guanya. Di dalam Gua Ngalau Indah sudah dibangun jalur-jalur dan tangga rapi beserta pegangannya. Sayang belum banyak dipasang lampu, jadi sebagian besar perjalanan kami dibantu oleh cahaya senter. Guanya sendiri bagus, dan beberapa stalaktit/stalakmit masih aktif menetes. Ada batu berbentuk lonceng, singgasana, tirai yang berkilau (ini bagus, ada pasir-pasir seperti kaca yang berkilauan), gajah, ibu menangis, dsb. Menurut Buncis, Ngalau Indah tidak secantik Gua Maharani di Lamongan. Berhubung referensi gua cantik saya cuma Batu Caves Temple di Malaysia, menurut saya Ngalau Indah lebih cantik (meski sayangnya banyak “dihiasi” tulisan-tulisan dari tangan jahil).

Ngalau Indah

Ngalau Indah

Sekitar jam 4 kami bergerak menuju Batusangkar, tempat bangunan Istano Basa Pagaruyung berada. Sebenarnya istana ini bukan tempat tinggal raja, tapi lebih ke bangunan besar yang diperuntukkan sebagai museum dan simbol kebudayaan Minang. Sayangnya, Istana Pagaruyung yang asli terbakar karena tersambar petir pada tahun 2007. Tahun 2008 pembangunan kembalinya dimulai, dan diharapkan akan selesai serta diresmikan oleh Pak Presiden pada bulan Maret 2013. Saat saya ke sini, Istana belum dibuka untuk umum, namun tampak terlihat fisik bangunannya sudah jadi dan mulai diisi dengan barang-barang sejarah dan budaya.

Istano Basa Pagaruyung

Istano Basa Pagaruyung

Di dekat sini sebenarnya ada beberapa situs prasasti batu yang menarik untuk disinggahi. Tapi berhubung hari sudah terlalu sore, kami memutuskan untuk skip dan langsung meluncur ke kota Padang. Kalau sepanjang jalan Payakumbuh – Batusangkar yang 1 jam lebih itu mobil dipenuhi tawa-canda kami, mulai dari membahas hal-hal ngga penting sampai menggoda-goda Uda Derry, jalur Batusangkar – Padang dilalui dengan tenang, karena semua sudah capek. Saya sangat salut dengan kemampuan menyetir Uda Derry yang tetap prima meski diguyur hujan deras. Sesudah jam 8 lewat baru kami memasuki kota Padang, langsung menuju Simpang Kinol untuk makan malam di Sate Danguang Danguang, mencuci mulut dengan Es Durian Ganti Nan Lamo, lalu lanjut check in ke hotel.

Photo set Payakumbuh (kunjungan pertama saya, thn 2008)
https://www.flickr.com/photos/41912023@N07/sets/72157634299016284/

 

Rendang Nikmat, Masakan Ibuk Hj. Dia
Balai Nan Duo no.16,
Depan Masjid Gadang Koto Nan IV, Payakumbuh
Telp: 0752 – 94690
Ade Taufik: 0813 6343 9820
Fahdia Ilham: 0852 6303 6886

Ngalau Indah
Bukit Simarajo, Payakumbuh
Sumatera Barat
GPS: -0.254890, 100.604300

Istano Basa Pagaruyung
Jl. Sutan Alam Bagargasyah,Nagari Pagaruyung
Kecamatan Tanjung Emas, Tanah Datar, Sumatera Barat
GPS: -0.47189, 100.62084

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s