Imigrasi

Perpanjang Paspor One Day Service

Dulu, meski prosesnya melelahkan, saya berhasil mengurus pembuatan paspor sendiri. Sekarang tiba waktunya memperpanjang paspor, tentunya mau mengurus sendiri lagi dong? Dari browsing sana-sini, saya mendapat info bahwa Kantor Imigrasi Jakarta Pusat dan Jakarta Barat sedang melakukan ujicoba perpanjangan paspor one day service.

Setelah konsultasi dengan beberapa teman, milis Jalansutra dan forum Femaledaily, pada suatu subuh berangkatlah saya menuju Kantor Imigrasi Jakarta Pusat (KIJP) di daerah Kemayoran, dekat kantor Angkasa Pura I. Kenapa subuh? Kuota KIJP per hari adalah 200 pengajuan perpanjang paspor WNI dan 100 WNA. Seorang teman yang mengurus di awal bulan Maret bilang, dia datang sebelum jam 7 pagi masih kebagian nomor. Sementara teman lain yang mengurus akhir Maret bilang dia sampai Kantor Imigrasi jam 5:40 dan sudah mendapat nomor antrian 180an. Daripada menyesal, saya memilih untuk datang sepagi mungkin. Oh iya, jam yang tertulis ini kira-kira ya, soalnya waktu itu saya ngga pakai jam tangan dan jarang cek HP.

5:00   Jakarta masih gelap gulita tapi sudah cukup banyak orang berkumpul di depan KIJP. Salah seorang bapak-bapak (yang kemudian saya ketahui adalah calo/agen) berinisiatif meminta orang-orang yang datang untuk mencatat nama mereka di selembar kertas. Ternyata saya orang ke-20.

5:30   Si bapak dan teman-temannya mengajak orang-orang untuk mulai membuat barisan antrian di depan gerbang KIJP yang masih ditutup, sesuai nomor di catatan.

6:00   Gerbang dibuka, antrian pindah dengan teratur ke depan pos satpam KIJP yang memang disiapkan pembatas. Antrian sudah sangat panjang, tidak banyak orang yang datang setelah pukul 6. Mungkin sudah pada tau kalau harus datang sepagi mungkin.

7:15   Satpam mulai memeriksa barisan, mengumumkan beberapa aturan, dan menghitung jumlah pengantri. Agen-agen di depan saya rata-rata membawa 3 map permohonan (jumlah maksimal), dan ketika kuota 200 orang sudah tercapai, beberapa pengantri dengan terpaksa harus ditolak. Ada juga yang ditolak karena mau membuat paspor baru (bukan perpanjang), ada juga yang karena paspornya keluaran tahun 2007 ke bawah.

7:25   Petugas imigrasi mulai memeriksa kelengkapan syarat dan mengingatkan kalau ada yang kurang. Ternyata cuma butuh paspor lama, KTP, KK, surat keterangan kerja, serta akta kelahiran/ijazah/surat baptis (1 saja), juga buku nikah untuk yang sudah berkeluarga. Semua harus disiapkan asli dan fotokopinya, 2 lembar utk KTP karena akan digunakan untuk mengambil formulir.

7:35   Koperasi KIJP buka, dan saya bergegas ke sana untuk menukar fotokopi KTP dengan formulir pengajuan. Iya menukar, karena memang map + formulirnya gratis.

7:45   Pos satpam berubah fungsi menjadi pos pengambilan nomor antrian proses. Saya yang datang ke-20, ternyata mendapat nomor antrian ke 144, hehehehe. Saya ngga tau nomor antrian dimulai dari 001 atau 101, tapi antrian di belakang saya yang masuk kuota 200 orang cukup panjang, jadi asumsi saya memang dimulai dari 101. Kemudian saya masuk gedung KIJP untuk melakukan verifikasi paspor lama.

8:00   Proses perpanjang paspor dimulai di lantai bawah KIJP yang tidak begitu luas. Di sini saya lihat semua proses antrian sudah otomatis, jadi tidak ada celah bagi calo untuk menyelak antrian.

Kantor Imigrasi Jakarta Pusat

Kantor Imigrasi Jakarta Pusat

8:45   Nomor saya dipanggil, petugas imigrasi memeriksa ulang semua kelengkapan asli maupun fotokopi. Ketika sudah OK, petugas lain memandu ke kios otomatis untuk pengambilan nomor antrian berikutnya, lalu saya naik ke lantai atas.

8:55   Nomor saya dipanggil untuk melakukan pembayaran di kasir, jumlahnya 255rb.

9:40   Nomor saya dipanggil untuk wawancara dan foto. Jika kurang suka dengan preview hasilnya, foto dan tanda tangan bisa diulang kembali sampai puas. Tapi jangan lebay ya, hahahaha.

9:50   Semua proses sudah selesai, paspor bisa diambil mulai pukul 15:30 jika tidak ada halangan sistem. Saya sempat lihat ada pengumuman bahwa akhir maret ada gangguan sistem yang menyebabkan paspor tidak bisa dicetak. Berhubung malas menunggu, saya memilih untuk mengambil keesokan paginya. Setelah paspor diterima, harus difotokopi dulu baru boleh dibawa pulang. Jika ingin menyimpan paspor lama, ada form yang harus diisi dan ditempel meterai 6rb.

Saya cukup puas dengan ke-“bersih”-an dan efisiensi KIJP. Biarin deh dibela-belain berangkat subuh tapi prosesnya ngga bikin stres dan capek. Kalau boleh kasih tips untuk yang mau mengurus paspor di KIJP:

  • Datanglah sepagi mungkin (yaiyalahyaaa).
  • Proses pengantrian/ambil nomor di pos satpam bisa diantrikan oleh orang lain. Proses pengambilan paspor pun begitu, asal menyiapkan surat kuasa bermeterai. Selebihnya harus datang sendiri.
  • Kalau mau datang subuh, siapkan makanan dan lotion anti nyamuk. Bawa alas duduk juga lebih baik.
  • KIJP hanya untuk perpanjang paspor, bukan pembuatan paspor baru.
  • Jika paspornya dibuat sebelum tahun 2008, lebih baik datang dulu untuk verifikasi. Menurut info orang yang mengantri di belakang saya, paspor yang dibuat tahun 2007 ke bawah tidak bisa mengikuti alur one day service.
  • Berdoa🙂

 

Kantor Imigrasi Jakarta Pusat
Jl. Merpati Blok B 12 NO.3
Kemayoran, Jakarta Pusat
kanim_jakpus@imigrasi.go.id
http://jakartapusat.imigrasi.go.id

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s